INFOKU, BLORA – Kejadian kemarin malam terbakarnya gardu PLN dengan daya 150 kV di Lingkungan Kajangan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Blora, berdampak pada layanan listrik di hampir seluruh wilayah Kabupaten Blora.
Pantauan di lokasi,
hingga siang ini proses perbaikan masih berlangsung. Sekitar 25 personel PLN
dikerahkan untuk melakukan penanganan, termasuk penggantian kabel dan trafo.
Selain itu, satu unit truk tangga hidrolik juga diterjunkan untuk mendukung proses perbaikan.
Baca juga : Lonjakan Penggunaan Listrik Jelang Lebaran, Puluhan Trafo Overload & Listrik Kerap Padam
Manajer ULP PLN
Blora, Wardoyo pada pers membenarkan adanya gangguan tersebut.
Pihaknya menerima
laporan kebakaran sekitar pukul 19.21 WIB. Petugas PLN langsung bergerak menuju
lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan.
“Kami mohon maaf
atas ketidaknyamanan akibat kejadian kebakaran tersebut. Setelah menerima
laporan, saya langsung menuju lokasi. Penanganan berlangsung sampai sekitar
tengah malam,” ujarnya.
Wardoyo mengatakan,
penanganan dilakukan secepat mungkin agar pasokan listrik kembali normal.
Sekitar setengah jam setelah kejadian, listrik di sejumlah wilayah sudah
kembali menyala.
“Untuk penyebabnya
masih kami telusuri dan investigasi. Tim saat ini masih melakukan perbaikan,”
jelasnya.
Dampak gangguan tersebut cukup luas. Hampir seluruh wilayah Kabupaten Blora sempat terdampak pemadaman.
Baca juga : PLN Gilir Pemadaman untuk Semua Kecamatan di Blora secara Merata
Namun, khusus
wilayah Cepu, PLN melakukan koordinasi dengan gardu di wilayah setempat,
sehingga dampak pemadaman dapat diminimalkan.
“PLN memastikan penanganan gangguan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat di sekitar lokasi,” tandasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment