Ngeri.....Galian Optik Sepanjang Blora-Jepon Jadi Sorotan

INFOKU, BLORA - Galian jaringan optik di sepanjang jalur Blora-Jepon mendapat sorotan. 

foto : IST   

Finishing sejumlah titik dinilai belum sesuai standar dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Blora, Setyono mengatakan, kondisi finishing di lapangan masih jauh dari spesifikasi. Padahal itu merupakan jalur utama lalu lintas.

Baca juga : Aksi Jalan Mundur ke Kejari dan DPRD, Demo Soroti Dugaan Pemberian Uang di Proyek Sekolah Rakyat

“Faktanya di lapangan masih jauh dari spek. Ini harus diperhatikan karena bisa mengganggu pengguna jalan,” ujarnya pada pers.

Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Blora, Hadi Sutomo juga menyoroti pengamanan pekerjaan. Secara administrasi, pihaknya menyebut dokumen telah lengkap.

Namun pemangku wilayah ternyata belum mengetahui adanya pekerjaan tersebut.q

Baca juga : Oknum ASN Bantah Dugaan Pengkondisian Pemenang Tender Pembangunan Sekolah Rakyat

“Administrasinya lengkap. Tetapi ketika kami kroscek ke wilayah terdampak, Camat Jepon, Polsek Jepon, dan kepala desa  belum mengetahui,” katanya.

Untuk mengurangi risiko kendaraan terperosok, pelaksana diminta menambah material batu pada bekas galian.

Banner peringatan juga akan dipasang di lokasi pekerjaan.

Anggota DPRD Blora, Santoso Budi Susetyo mengatakan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama.

Sebab, galian di jalur nasional Blora-Jepon selama ini kerap dikeluhkan karena berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Kami mendengar keluhan masyarakat. Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami ingin koordinasi agar persoalan ini segera diurai dan ada solusinya,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Teknis BBPJN Jateng-DIY, Mulyanto mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan.

Pelaksana diminta memperbaiki material urukan dan memastikan bekas galian dipadatkan sesuai aturan Bina Marga.

“Alat pemadatan sudah turun. Kami akan cek lagi, bahkan dalam seminggu bisa tiga kali. Ditargetkan selesai September,” jelasnya.

Baca juga : Asik Nongkrong Saat Jam Kerja, Tiga ASN di Lingkungan Pemkab Blora Terancam Sanksi

Selain galian, Jembatan Kidangan Jepon juga menjadi perhatian. Jembatan tersebut  jauh dari standar dan banyak yang melintas.

Saat ini pihaknya terus mengusulkan pelebaran jalur tersebut.

“Lebar sekitar enam meter, sedangkan standar yang 7,71 meter. Pelebaran terkendala lahan di sisi kiri dan kanan serta keberadaan pipa PDAM,” tandasnya. (Endah/IST


Post a Comment

0 Comments