INFOKU, BLORA – Penambahan satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilakukan Polres Blora.
foto : IST
Sehingga, aparatur penegak hukum (APH) tersebut memiliki
dua titik dapur MBG.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan,
operasional SPPG Polres Blora 2 merupakan kolaborasi antara kepolisian dengan
mitra dalam menyediakan asupan bergizi bagi generasi penerus bangsa.
Baca juga : Sebelas Dapur MBG Kabupaten Blora Stop Sementara Inilah Alasanya
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, saat ini SPPG Polres Blora 2 sedang dalam tahap orientasi dengan melayani 1.300 penerima manfaat.
Targetnya, pada minggu depan kapasitas akan ditingkatkan
menjadi 2.600 penerima manfaat.
“Banyak kepala sekolah yang menghubungi kami agar sekolahnya bisa mendapatkan MBG dari SPPG Polres Blora. Namun, penentuan jumlah kuota bukan wewenang kami,” jelasnya.
Menurutnya, salah satu keunggulan yang ditonjolkan dalam
fasilitas dapur polres adalah penerapan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang modern.
Baca juga : Lho....., Bangunan Bersejarah Gedung Eks Kawedanan Randublatung Digusur untuk Dapur MBG
“Di dapur ini memiliki unggulan IPAL dalam pengelolaannya. Hal ini memastikan limbah operasional sangat kecil potensi pencemarannya terhadap lingkungan sekitar," ujar Kapolres.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan SPPG
Polres Blora 2 telah memenuhi standarisasi dapur MBG, terutama pada aspek
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Menurutnya, IPAL menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan, keamanan pangan, serta sanitasi lingkungan
dapur.
Baca juga : Nasib SPPG Karangjati 1 Blora Menunggu Keputusan BGN, Usai Insiden Keracunan MBG
“Mulai dari pengolahan bahan, proses memasak, sampai sanitasinya sudah sesuai standar. Ini penting agar kualitas makanan bergizi benar-benar terjaga,” ujarnya. (Endah/IST)



0 Comments
Post a Comment