Petani Tebu Blora Komitmen Pasok 3.500 Ton Tiap Hari, Guna Aktifkan Kembali PT GMM

INFOKU, BLORA –  Dalam rangka mendorong operasional PT Gendhis Multi Manis (PT GMM), sekaligus memperkuat kemitraan dengan petani tebu, para petani tebu di Kabupaten Blora menyatakan komitmennya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pasokan tebu, dengan target harian sekitar 3500 ton tebu. 

Sebagai nyata komitmen tersebut, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Kabupaten Blora (APTRI) Kabupaten Blora perwakilan petani mitra menandatangani Komitmen dan Pakta Integritas Kemitraan dan Prioritas Pasokan Tebu Petani Anggota APTRI kepada PT GMM, Rabu (04/11/2026) di Rumah Dinas Bupati Blora.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT GMM, Benhur Ngkaimi, Ketua APTRI Blora, Sunoto, serta perwakilan petani mitra, dengan disaksikan Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, Forkopimda Blora, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Blora, serta Kepala DP4 Blora.

Baca juga : Kerusakan Boiler, PT Gendhis Multi Manis Resmi Tutup Giling Lebih Awal

Pada kesempatan tersebut Bupati Blora Arief Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya dan para petani tebu Blora sangat berharap agar PT GMM dapat segera beroperasi.

“Alhamdulillah, kepada yang terhormat Pak Menteri Pertanian, Pak Dirut Bulog dan juga Kepala BP BUMN hari ini saya dengan Bu Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda full lengkap, mendampingi Pak Dirut GMM Bulog ini dengan perwakilan para petani yang ada di Blora, kita berkomitmen mendukung agar PT GMM Bulog segera diperbaiki oleh BUMN,” terang Bupati usai menyaksikan penandatanganan komitmen.

Bupati mengungkapkan bahwa para petani tebu Kabupaten Blora menyampaikan kesanggupannya untuk berkomitmen mendukung operasional PT GMM, dan untuk memasok tebu sesuai dengan target harian yang telah ditentukan.

“Dengan nanti dukungan dari para petani yang ada di Blora berkomitmen setiap hari akan mampu memasok 3500 ton bahkan mungkin lebih dari itu, jadi kami berharap pabriknya segera disetujui untuk diperbaiki,” tambah Bupati.

Salah satu perwakilan mitra petani tebu dari Todanan Blora, Suhadi, merasa bersyukur dengan adanya penandatanganan komitmen pada hari ini. Ia berharap ini menjadi langkah nyata agar PT GMM segera beroperasi kembali.

Terkait dengan komitmen yang telah ditandatanganinya, pihaknya mengungkap bahwa petani tebu Blora menyambut baik dan siap untuk memenuhi pasokan tebu ke GMM.

Baca juga : Aksi Demo Petani Blora, Tumpahkan Tebu di Depan PT GMM

“Saya mohon Bapak Bupati supaya memperjuangkan petani Blora, terutama petani tebu supaya bangkit kembali. Jadi untuk kesediaan mengirim ke GMM, kami sangat siap sekali,”ungkap Suhadi antusias.

Untuk diketahui, Penandatanganan pakta integritas ini bertujuan membangun kembali kepercayaan, memperkuat sinergi, serta mewujudkan tata kelola kemitraan petani yang tertib, transparan, adil, dan berorientasi jangka panjang.

Ada beberapa hal yang tertuang dalam kesepakatan tersebut, mulai dari APTRI dan petani mitra berkomitmen memberikan prioritas pasokan tebu kepada PT GMM.

Adapun total komitmen awal pasokan APTRI kepada PT GMM untuk Musim Giling Tahun 2027 ditetapkan sekurang-kurangnya sebesar 525.381 ton, yang berasal dari areal seluas 8.508 hektare.

Komitmen pasokan tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan kapasitas giling PT GMM secara bertahap pada kisaran 3.500–3.800 ton tebu per hari (TCD). APTRI dan petani mitra juga menyepakati beberapa kewajiban yang tertuang tersebut.

Sementara itu, sebagai bagian dari kemitraan yang berkelanjutan, PT Gendhis Multi Manis (PT GMM) berkomitmen mempersiapkan keandalan pabrik agar mampu melaksanakan proses penggilingan tebu secara aman, stabil, dan bertahap menuju kapasitas 3.500–3.800 ton tebu per hari (TCD).

Baca juga : Nasib Industri Gula PT GMM Makin Tak Pasti, Petani Tebu Blora Rencankan Turun ke Jalan Lagi

PT GMM juga akan menyampaikan rencana giling, kebutuhan tebu, kapasitas penerimaan, jadwal tebang, serta potensi perubahan operasional secara terbuka dan tepat waktu.

Dalam pelaksanaan kemitraan, PT GMM akan menerapkan kebijakan-kebijakan dan melaksanakan kewajiban-kewajiban yang tertuang dalam komitmen tersebut. (Setyorini/KOM) 


Post a Comment

0 Comments