INFOKU, BLORA – Kejadian yang mengejutkan warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Blora, yang digegerkan dengan kecelakaan pesawat latihan, Minggu (6/9).
Pesawat jenis
capung tersebut mengalami gangguan mesin saat melintas di wilayah Blora hingga
akhirnya mendarat darurat di lahan tembakau Dukuh Banjarmlati.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Pesawat diketahui terbang dari arah timur.
Baca juga : Baru Keluar Dari Penjara, Ketum Pemuda Pancasila Blora Beri Kartu Merah Kejari
Warga yang berada
di sekitar lokasi kemudian mendapati pesawat dalam kondisi hancur dan terbakar.
Salah satu warga
Sarimulyo, Mustakim, mengatakan pesawat sempat mengalami masalah sebelum
mendarat di lahan.
Dua orang yang
berada di dalam pesawat selamat dari kejadian tersebut.
Sementara itu,
salah seorang pilot, Dhony Vasmin A., asal Surabaya, mengatakan pesawat
tersebut dalam perjalanan dari Pangandaran menuju Malang.
Penerbangan
dilakukan melalui Yogyakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Malang.
Menurutnya, pesawat
mengalami gangguan mesin ketika memasuki wilayah Blora.
Baca juga : Galian Fiber Optik Makin Jadi Sorotan, Akibatkan Dua Warga Blora Alami Laka Lantas
Kondisi ketinggian
pesawat saat itu sudah rendah sehingga pilot memilih lahan tembakau untuk
melakukan pendaratan darurat.
“Mesinnya brebet
saat masuk wilayah Blora. Karena ketinggian sudah terlalu rendah, kami memilih
lahan tembakau untuk mendarat,” ujarnya.
Dhony dalam
penerbangan tersebut bersama Ignatius Andreas, asal Tangerang, yang merupakan
sekretaris pilot.
Keduanya selamat,
meski pilot sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan.
Dhony menyebut
pesawat tersebut merupakan kegiatan dari Bromo Flying Club yang berada di bawah
binaan TNI Angkatan Udara dan berbasis di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Dia juga
menyampaikan permintaan maaf kepada warga sekitar atas kegaduhan yang ditimbulkan
akibat kejadian tersebut.
Pihaknya
berkoordinasi dengan aparat setempat untuk penanganan lebih lanjut.
“Mohon maaf kepada
warga karena kejadian ini menimbulkan kegaduhan. Kami juga meminta bantuan
pihak berwajib dan perangkat setempat untuk memberitahukan adanya kecelakaan
ini,” katanya pada pers.
Menurut Dhony, pesawat yang digunakan dalam penerbangan tersebut sudah memiliki izin resmi dari TNI AU. Pihak dari Pangandaran disebut akan menyusul ke lokasi untuk membantu proses penanganan.
Baca juga : Warga Sakit Kronis Jadi Prioritaskan Dinsos P3A Blora
Sementara itu, aparat masih melakukan pengamanan di lokasi kejadian. Kondisi pesawat yang hancur dan terbakar menjadi perhatian warga yang datang ke sekitar lokasi. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment