INFOKU, BLORA - Upaya percepatan pembangunan infrastruktur terus dilakukan Kodim 0721 Blora.
Hingga semester
pertama 2026, sebanyak 16 jembatan telah dibangun di sejumlah wilayah di
Kabupaten Blora.
Hal itu sebagai
bagian dari target 30 jembatan yang dicanangkan tahun ini.
Komandan Kodim 0721, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto pada pers mengatakan, tujuh jembatan Aramco telah rampung seratus persen.
Baca juga : Jembatan Garuda di Blora Diresmikan, Permudah Akses Warga dan Dukung Perekonomian
Selain itu, dari
enam jembatan beton, dua titik telah selesai.
Sedangkan dari tiga
jembatan gantung, satu titik telah tuntas dan diresmikan. Pembangunan di titik
lainnya masih terus berlangsung.
“Jembatan bukan
hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi, memperlancar
distribusi hasil pertanian, memudahkan pelajar menuju sekolah, dan mempercepat
layanan kesehatan,” ujarnya.
Selain pembangunan jembatan, Kodim juga menangani persoalan kekeringan dengan membangun sumber air permanen di wilayah rawan krisis air bersih.
Saat ini, tiga
titik sumur dalam beserta tandon air sedang dikerjakan.
Dua lokasi berada
di Dukuh Sukorame, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan dan Dukuh Ngudi, Desa
Kalangan, Kecamatan Tunjungan. Satu titik lainnya masih dalam tahap
penyelesaian.
Menurut Yudi,
pembangunan tersebut dilakukan berdasarkan pemetaan bersama Pemkab Blora agar
tepat sasaran.
Baca juga : Jembatan Gantung Garuda di Desa Nglebur Segera Terwujud
“Distribusi air bersih dengan truk tangki hanya solusi sementara. Kami ingin masyarakat memiliki sumber air permanen sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan saat musim kemarau,’’ tegasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment