INFOKU, BLORA – Saat ini pembangunan Pasar Ngawen terus dikebut.
Hingga awal
Agustus, progres fisik proyek yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) itu
telah mencapai 82,72 persen.
Pemkab Blora meminta pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Baca juga : Pembangunan Pasar Ngawen Dimulai November 2025, Dianggarkan Rp38 Miliar
Bupati Blora Arief
Rohman meninjau langsung proyek tersebut didampingi Kepala Dinas Perdagangan,
Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kiswoyo serta Kepala Bidang Pasar Fiqri
Hidayat. Dia meminta kontraktor memaksimalkan sisa waktu karena target
penyelesaian jatuh pada 13 Agustus.
"Progresnya
sudah 82,72 persen. Kami berharap pekerjaan bisa dirampungkan sesuai target
karena waktunya tinggal 13 hari lagi," ujarnya.
Menurut Arief,
proyek sempat mendapat perpanjangan waktu melalui adendum. Meski begitu, dia
berharap tidak ada lagi keterlambatan agar proyek terhindar dari denda.
Baca juga : Kerugian Ditaksir Rp30,69 Miliar pada Kebakaran Pasar Ngawen
"Kami ingin
selesai tepat waktu. Harapannya, 17 Agustus nanti salah satu kegiatan peringatan
kemerdekaan bisa digelar di Pasar Ngawen," katanya.
Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK) Pasar Ngawen Fahrizal Patriaman mengatakan, adendum diberikan
karena adanya tiang listrik yang menghambat pekerjaan.
"Ada tiang
listrik yang menghalangi posisi bangunan sehingga pekerjaan baru bisa
dilanjutkan setelah persoalan itu ditangani," jelasnya.
Baca juga : Dampak Kebakaran Pasar Ngawen, Pedagang Berharap Keringanan Pinjaman Bank
Selain itu, pasokan
material juga sempat terdampak konflik global. Meski material berasal dari
dalam negeri, sebagian bahan bakunya masih bergantung pada impor sehingga
memengaruhi proses produksi.
Untuk mengejar target, kontraktor menambah jam kerja dan jumlah pekerja. Evaluasi progres dilakukan setiap hari agar penyelesaian proyek sesuai jadwal. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment