Banpres Miliaran Rupiah Dialokasikan, SMPN 3 Blora Terima 2 Miliar dan Beberapa Sekolah di Blora

INFOKU, BLORA - Program Bantuan Presiden (Banpres) perbaikan sekolah di Kabupaten Blora teralokasikan beberapa satuan pendidikan. 

Diantaranya SMPN 3 Blora yang menerima bantuan Rp 2 miliar lebih.

Kepala Sekolah SMPN 3 Blora Trimo pada pers membenarkan sekolahnya mendapatkan Banpres perbaikan gedung mencapai Rp 2 miliar lebih, yang dilakukan secara swakelola.

Baca juga : Sekolah-Puskesmas Tetap Dapat Prioritas Layanan Internet di Tengah Efisiensi

Dalam pelaksanaan program tersebut, dia mengaku, pihaknya pernah dikumpulkan se-Kabupaten Blora bersama tujuh satuan pendidikan penerima manfaat lain.

“SMP-nya ada 5, SMA 1 dan SMK ada 2,” terangnya.

Banpres tersebut merupakan usulan dari pihak sekolah, yang juga telah dibaca di Dapodik.

Atas usulan itu, Kementerian Sekretariat Negara meninjau lokasi untuk kelayakan penerima bantuan.

“Memang kami foto-foto dan terbaca di sana (dapodik). Tapi kalau tidak ada usulan, ya tidak bisa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, satuan pendidikannya mendapatkan perbaikan 6 ruang kelas di bawah, 3 ruang kelas di atas, 1 ruangan kosong, dan 1 set kamar mandi komplit.

“Ruangan kosong itu nanti digunakan untuk kesenian,” sambungnya.

Baca juga : IPAL Bermasalah, Wabup Instruksikan Operasional Dapur SPPG Bogowanti Berhenti Sementara

Dia mengakui, anggaran yang digelontorkan dari pusat cukup besar, sehingga menunjuk panitia untuk melaksanakan program tersebut.

“Boleh menunjuk panitia yang kompeten, kontraktornya nyari sendiri. Tapi kalo secara administrasi di Agrinas. Secara pelaksanaan sama dengan program revitalisasi,” katanya.

Menurutnya, Dinas Pendidikan Blora tidak terlibat dalam program Banpres perbaikan sarpras gedung sekolah.

“Banpres 2025 tapi dikerjakan sejak awal Januari 2026, karena turunnya (pengumuman, red) di Bulan Desember 2025,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, setelah pekerjaan selesai nantinya gedung akan diserahkan atau diinformasikan ke dinas pendidikan terkait, baik dari SMP maupun setara SMA.

Baca juga : Kasus Dugaan Chat Mesum : Oknum Guru SMPN 1 Randublatung Dicopot, Hanya Dimutasi Ke Jati

“Ini program pertama di Blora, saya baru mempelajari juga. Jadi setelah selesai baru diserahkan ke dinas pendidikan,” pungkasnya. (Endah/IST


Post a Comment

0 Comments