Dengan ketersediaan air tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan.
Baca juga : Kontraktor Terkena Denda Rp 170 Juta, Imbas Proyek Pembangunan Embung Karangjati Molor
Gubernur meresmikan Embung Karangjati yang terletak di wilayah Kecamatan
Blora itu, didampingi Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Sri
Setyorini, Forkopimda Blora, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Provinsi Jawa Tengah.
Dihadapan Gubernur dan Bupati, Karyono, salah satu petani dari Kelompok
Tani Sidodadi Nglawiyan, Karangjati, mengungkapkan bahwa kendala yang dihadapi
para petani adalah terkait dengan air irigasi.
Sehingga mereka hanya bisa bercocok tanam pada masa tanam 1 (MT 1),
sedangkan di masa tanam 2 (MT 2) hasilnya tidak optimal.
Baca juga : Anggaran Rp 9 Miliar Pemprov Jawa Tengah, Untuk Membangun Embung Karangjati di Blora
“Kami terima kasih sekali telah dibantu Embung oleh Gubernur Jawa Tengah
Bapak Ahmad Luthfi, manfaat kaitannya dengan Embung ini untuk petani di
Kelompok Tani Sidodadi Nglawiyan Karangjati disini yang mana pada penanaman
setiap tahunnya disini hanya tanam MT 1 saja. MT 2 itu kadang jadi kadang
tidak, banyak yang tidak jadinya karena kurang air,” terangnya.
Dengan adanya embung ini, para petani sangat berharap bisa menambah masa
tanam sampai MT 3. Tidak hanya menanam padi saja, tapi juga bisa menanam hortikultura
bahkan tembakau.
“Alhamdulillah dengan bantuan ini, kelompok tani disini nanti bisa menanam
sampai MT 3, yang pertama MT 1 tanam padi, masa tanam kedua padi, dan
Alhamdulillah mungkin nantinya dengan adanya embung bisa ada pengairan yang
cukup, sehingga yang ketiga itu Holtikultura Jagung, sama petani Tembakau juga
ada disini,” paparnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berpesan agar nantinya masyarakat dapat
merawat dan menjaga Embung tersebut dengan baik.
Dia juga meminta melalui dinas terkait untuk melakukan penghijauan dengan
menanami pohon-pohon agar semakin asri.
“Yang pertama embungnya harus dirawat, Pak Lurah juga nanti sering ngecek disini ya, Pak Widi (Kadis LHK) segera carikan pohon-pohon dari provinsi dari kehutanan bawa ke sini, juga Pak Henggar menghubungi yang menangani perikanan untuk dibawa ke sini, nanti dinas kita biar turun, termasuk dari perbankan, Bank Jateng atau apa biar bangun daerah sini khususnya UMKM nya,” jelas Gubernur.
Termasuk pihaknya juga berharap dengan adanya embung tersebut bisa mengairi
hingga 40 hektar sawah dan bisa menambah masa tanam pertanian, hingga bisa
meningkatkan pariwisata dan UMKM, masyarakat di area sekitar.
“Semoga bermanfaaat untuk masyarakat,” imbuhnya
“Infrastruktur kita untuk embung itu hampir 12 embung yang nilainya hampir
43 miliar sudah saya bangun di seluruh Kabupaten/kota, oleh karena itu, Pak
Henggar saya minta cari lagi embung-embung yang lain, jadi untuk meningkatkan
produksi swasembada pangan khususnya padi ini,” lanjut Gubernur.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jawa Tengah,
Henggar Budi Anggoro, mengungkapkan, bahwa Pembangunan Embung Karangjati
tersebut berdasarkan usulan dari masyarakat, yang pada akhirnya bisa
terselesaikan di tahun 2025.
“Kemudian manfaat pembangunan Embung Karangjati dapat kami sampaikan
sebagai berikut penyediaan air baku di musim kemarau untuk penyediaan air irigasi
pertanian seluas kurang lebih untuk lahan ada 40 hektare. Kemudian untuk
meningkatkan kegiatan UMKM yang berada di sekitarnya, mudah-mudahan nanti
disini juga akan menjadi destinasi wisata yang tentunya dengan adanya nanti
destinasi wisata ini juga akan lebih menguntungkan,” terangnya.
Disisi lain Bupati Blora menyampaikan bahwa Embung Karangjati sudah lama dinanti masyarakat Blora.
Baca juga : Infrastruktur Pengendali Banjir Blora Kota, Andalkan Embung Karangjati
Dia berharap embung ini bisa membantu memperkuat ketahanan pangan di Blora, terutama dengan memastikan ketersediaan air bagi pertanian.
Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk sektor pertanian di Blora. Terlebih di 2026 Blora akan dibantu Provinsi untuk Pembangunan embung lagi. (Setyorini)



0 Comments
Post a Comment