INFOKU, BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora memperpanjang kerja sama yang telah terjalin dengan Universitas Terbuka (UT) Semarang dalam penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi di Kabupaten Blora.
Kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses pendidikan
tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi
guru, tenaga pendidik, aparatur sipil negara (ASN), tenaga non-ASN, dan
masyarakat umum.
Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani pada Sabtu (24/10/2026) di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora.
Baca juga : Lho ..... Ternyata ada 2.900 Anak Tak Sekolah di Kabupaten Blora
Penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah
dibangun sejak 5 Mei 2021, dengan perpanjangan untuk lima tahun ke depan.
Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasi kepada Direktur UT
Semarang beserta rombongan atas komitmen untuk melanjutkan kolaborasi dengan
Pemerintah Kabupaten Blora.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan terima kasih
kepada Pak Direktur UT Semarang beserta rombongan yang sudah berkomitmen
menjalankan kerja sama dengan kita. Tentunya ini merupakan kontribusi untuk
meningkatkan sumber daya manusia, khususnya para guru dan tenaga pendidik yang
ada di Kabupaten Blora, serta anak-anak Blora yang menempuh pendidikan di UT,”
ungkapnya.
Menurut Bupati, keberadaan UT memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh.
Dengan sistem tersebut, para guru, termasuk yang mengambil program
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia
Dini (PG PAUD), dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tugas
mengajar.
“Ini adalah kelanjutan dari kerja sama yang telah dibangun sejak 5 Mei
2021. Jadi, ini perpanjangan lima tahun untuk lima tahun ke depan, sebagai
komitmen bersama antara UT dan Pemkab Blora,” jelasnya.
Bupati juga berharap ruang lingkup kolaborasi dapat terus dikembangkan agar
semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat.
Tidak hanya bagi guru dan tenaga pendidik, kesempatan tersebut diharapkan
dapat menjangkau ASN, tenaga non-ASN, serta masyarakat umum di Kabupaten Blora.
“Kepada UT, kami juga meminta agar kesempatan bagi para ASN, non-ASN,
maupun masyarakat umum ini bisa kita kerja samakan. Kolaborasi yang sudah
dilakukan ini diharapkan terus mendorong inovasi ke depan,” tambahnya.
Dia berharap sinergi antara Pemkab Blora dan UT Semarang dapat memberikan
manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas
pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Blora.
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Semarang Iqbal Miftakhul
Mujtahid, menyampaikan bahwa keberadaan layanan UT di Blora memberikan peluang
bagi masyarakat dari berbagai wilayah untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Dia menyebutkan, jumlah mahasiswa baru pada Salut Mustika dan Salut Mustika
Randublatung saat ini mencapai sekitar 799 orang.
“Ini berarti anak-anak dari berbagai daerah di Kabupaten Blora bisa
melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus memperluas
jangkauan layanan pendidikan dan mengajak semakin banyak generasi muda agar
memanfaatkan kesempatan melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
“Ini juga berarti kita akan masif untuk terus mendorong anak-anak bangsa agar berkesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. Ini peluang besar untuk meningkatkan sumber daya anak-anak kita, generasi penerus di Kabupaten Blora,” ungkapnya.
Baca juga ; Mulai 2026 UNY Siap Bangun Kampus 5 Lantai di Blora
Melalui perpanjangan kerja sama ini, Pemkab Blora dan UT Semarang diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Blora yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan. (Setyorni/KOM)


0 Comments
Post a Comment