Imbas dari Efisiensi, Pajak Restoran Blora Turun

INFOKU, BLORA – Efek langsung dari efisiensi anggaran ternyata juga ikut memengaruhi target penerimaan pajak restoran di Kabupaten Blora. 

Salah satu restoran di Blora (ilustrasi)

Tahun ini, target pajak dari sektor tersebut dipatok Rp 5 miliar, dengan salah satu pertimbangannya adalah berkurangnya belanja makanan dan minuman (mamin) perkantoran.

Hingga kini, realisasi penerimaan pajak restoran mencapai sekitar Rp 4,4 miliar.

Baca juga : Dampak Efisiensi, Tiga Embung di Blora Batal Dibangun

Angka tersebut setara 88 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah.

Dengan capaian itu, masih ada sekitar Rp 600 juta yang harus dikejar hingga akhir tahun.

Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian Pendapatan Daerah BPPKAD Blora Siti Rokhayah pada pers mengatakan, penyesuaian target pajak restoran tidak lepas dari kebijakan efisiensi belanja pemerintah.

Salah satu dampaknya terlihat pada pengeluaran untuk kebutuhan makanan dan minuman dalam kegiatan perkantoran.

“Berkurangnya belanja tersebut turut menjadi pertimbangan dalam menentukan target penerimaan pajak restoran. Salah satunya karena belanja makanan dan minuman perkantoran berkurang,” ujarnya.

Meski target pajak restoran mengalami penyesuaian, ia menyebut, pemerintah daerah tetap berupaya meningkatkan penerimaan pajak secara keseluruhan.

Baca juga : Efisiensi Anggaran, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora Awal 2026 Tanpa Makan dan Minum

Optimalisasi pendapatan dari berbagai sektor pajak dinilai penting untuk menjaga kemampuan fiskal daerah.

“Meski demikian, secara keseluruhan penerimaan pajak daerah ditingkatkan,” tegasnya.

Menurut Siti, dinamika belanja pemerintah menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi penerimaan pajak restoran.

Ketika pengeluaran untuk konsumsi dalam kegiatan perkantoran berkurang, aktivitas usaha penyedia makanan dan minuman yang berkaitan dengan belanja tersebut juga berpotensi terdampak.

“Karena itu, capaian penerimaan pajak restoran perlu dilihat bersama dengan perkembangan aktivitas ekonomi dan belanja yang menjadi sumber transaksi kena pajak,” jelasnya.

Baca juga : Akhirnya Bupati Blora Pangkas Belanja Internet Seluruh Dinas dan Kecamatan

Dia juga menjelaskan, dengan realisasi Rp 4,4 miliar, penerimaan pajak restoran Blora telah mendekati target tahunan.

“Namun, masih perlu mengejar sisa target Rp 600 juta agar penerimaan sektor tersebut mencapai angka yang ditetapkan,” pungkasnya. (Endah/IST) 


Post a Comment

0 Comments