INFOKU, BLORA – Ada Sebanyak 11 desa di Blora masih belum memiliki kepala desa (kades) definitif.
Kekosongan jabatan
tersebut untuk sementara diisi penjabat (Pj) kades agar roda pemerintahan desa
tetap berjalan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora Yayuk Windrati mengatakan, sebelumnya terdapat 13 desa yang mengalami kekosongan jabatan kades. Namun, jumlah tersebut kini berkurang menjadi 11 desa.
"Untuk yang
kosong saat ini ada 11 desa," ujarnya pada pers.
Sebelas desa
tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. Yakni Desa Berbak, Kecamatan Ngawen;
Desa Ngapus, Kalinanas, dan Ngiyono, Kecamatan Japah; Desa Nglebur, Kecamatan
Jiken; Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo; Desa Gombang, Kecamatan
Bogorejo; Desa Ketuwan, Kecamatan Kedungtuban; Desa Sendangharjo, Kecamatan
Blora; Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan; serta Desa Bakah, Kecamatan
Kunduran.
Yayuk menjelaskan,
pemerintahan desa tetap berjalan meski jabatan kades kosong.
Untuk sementara,
desa-desa tersebut dipimpin Pj kades yang pengusulannya dilakukan melalui camat
di masing-masing wilayah.
"Untuk
sementara masih diisi Pj, pengusulannya dari camat," jelasnya.
Baca juga : Persiapan Pelaksanaan Pilkades 2026, DPRD Akan Panggil PMD
Diketahui,
Kabupaten Blora memiliki 271 desa. Dari desa yang sebelumnya mengalami
kekosongan jabatan kades, dua desa telah menyelesaikan pengisian melalui
mekanisme pemilihan kepala desa antarwaktu (PAW).
Kedua desa tersebut
yakni Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan, dan Desa Genjahan, Kecamatan Jiken.
Keduanya kini telah memiliki kades hasil PAW dengan masa jabatan hingga 2031.
Sementara itu, desa
lainnya belum melakukan PAW. Salah satu pertimbangannya berkaitan dengan sisa
masa jabatan.
Sebab, pada 2027 mendatang
dijadwalkan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Blora.
Kondisi tersebut
menjadi pertimbangan bagi calon yang hendak mengikuti PAW.
Masa jabatan yang
tersisa dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat sejumlah desa belum
melaksanakan proses tersebut.
Baca juga : Akhirnya 67 Persen Kades Baru Terpilih pada Pilkades Serentak Blora
"Yang lainnya tidak melakukan PAW karena ada pertimbangan. Calon merasa rugi karena terhitung satu periode, sementara tahun 2027 akan ada Pilkades serentak," pungkasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment