INFOKU, BLORA – Paska pengumuman penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027 kemarin, Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora masih menghadapi keterbatasan sarana.
Hingga kini,
sekolah tersebut belum memiliki gedung permanen sehingga siswa baru yang
diterima tahun ini untuk sementara akan ditempatkan di gedung Sekolah Rakyat
(SR) Rembang.
Kepala SRMA 18 Blora, Tri Yuli Setyoningrum, pada pers menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan dari pemerintah pusat sambil menunggu pembangunan gedung dan fasilitas sekolah di Blora selesai.
Baca juga : Sekolah Rakyat Blora Tetap Diminta Buka Pendaftaran, Walau Belum Ada Tambahan Gedung
“Pada penerimaan
siswa baru nanti kami menerima 30 siswa. Namun, untuk sementara asramanya tidak
berada di Cepu, melainkan di gedung Sekolah Rakyat Rembang,” ujarnya.
Menurut Tri Yuli,
Kabupaten Rembang dipilih karena telah memiliki fasilitas permanen yang siap
digunakan sebagai asrama.
Sementara itu,
sejumlah lokasi lain yang relatif dekat dengan Blora, termasuk Bojonegoro,
masih belum memiliki gedung permanen untuk mendukung penyelenggaraan program
tersebut.
Baca juga : Pengakuan Siti Kalimah yang Titipkan Irham Untuk Gapai Cita-Cita Lewat Sekolah Rakyat
“Kami tidak
mengetahui secara pasti pertimbangan penunjukan tersebut karena merupakan
keputusan dari pemerintah pusat. Kebetulan SR Rembang menjadi lokasi terdekat
yang sudah memiliki fasilitas permanen. Mungkin secara jarak Bojonegoro juga
dekat, tetapi gedung SR di sana belum permanen,” jelasnya.
Meski demikian, dia
menegaskan bahwa penempatan siswa baru di Rembang hanya bersifat sementara.
Setelah pembangunan
sarana dan prasarana SRMA 18 Blora rampung, seluruh aktivitas pendidikan dan
asrama akan dipindahkan ke Blora.
“Ini hanya
sementara sambil menunggu pembangunan SRMA kami selesai,” katanya.
Di sisi lain,
kegiatan belajar mengajar bagi siswa angkatan pertama tetap berjalan normal di
Cepu. Sebanyak 50 siswa yang telah lebih dahulu menempuh pendidikan di SRMA 18
Blora tidak akan mengalami perubahan lokasi pembelajaran.
Baca juga : Siswi SRMA 18 Blora Raih Juara Terbaik 1 Lomba Menulis Surat Untuk Presiden
“Untuk siswa lama yang berjumlah 50 anak tetap berada di Cepu dan mengikuti proses pembelajaran seperti biasa,” tandasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment