INFOKU, BLORA – Akibat naiknya harga plastik berdampak pada pemilik toko plastik, yang mengalami penurunan penjualan.
Sementara di sektor
lain yang masih berkaitan, kenaikan harga plastik berimbas pada kenaikan harga
barang.
Irfan, salah satu
pemilik toko plastik di Blora menjelaskan, kenaikan harga plastik mencapai 80
persen yang terjadi sejak pertengahan Radmadan lalu.
Dia mencontohkan,
beberapa jenis barang dan plastik dari harga awal dan setelah kenaikan, salah
satunya plastik kantong kecil.
Baca juga : Dana Desa Kabupaten Blora Baru Cair Rp 9,8 Miliar
“Dulu Rp 27 ribu,
terus setelah naik Rp 38 ribu,” terangnya.
Sedangkan, untuk
barang lain yang juga masih terbuat dari plastik juga ikut terimbas, seperti
styrofoam yang mengalami kenaikan harga.
“Semula harga
styrofoam hanya Rp 27 ribu kini menjadi Rp 34 ribu. Terus kantong plastik
sembako, yang paling banyak dicari, harga semula Rp 24-25 ribu, sekarang Rp
30-31 ribu untuk ukuran satu kilogram,” bebernya.
Imbas kenaikan
harga tersebut, menurutnya, membuat konsumen plastik berkurang. Sebab
masyarakat mulai berpikir ulang untuk mencari alternatifnya.
“Kecuali yang
benar-benar butuh. Seperti penjual es, bakso, sembako. Pasti mereka butuh
kantong plastik,” tambahnya.
Baca juga : Tagih Janji Giling PT GMM 2026, Ribuan Petani Tebu Blora Kepung Alun-Alun
Senada, Leni, salah
satu pedagang sembako di Blora mengaku cukup terdampak atas kenaikan harga
plastik. Sebab, ia terpaksa menaikkan harga barang.
“Tiap hari pakai
plastik. Ya pengaruh barang saya naikkan,” katanya.
Menurutnya,
kenaikan itu membuat konsumen mempertanyakan.
Namun, Leni
memberikan pemahaman terkait kenaikan harga plastik.
“Ya akhirnya
paham," imbuhnya.
Meski ada kenaikan,
sejauh ini pihaknya belum memiliki rencana untuk beralih.
Baca juga : Pasca Demo Petani Tebu Blora, Dirut Bulog Janji Rombak PG GMM dan Serap Tebu Rakyat
Dari biasanya
menggunakan kantong plastik beralih ke pembungkus berbahan lain seperti daun
jati.
“Soalnya itu juga beli. Misal nyari di sekitar ya sulit, pulang dari pasar juga sudah lelah. Praktis plastik tinggal beli,” pungkasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment