INFOKU, BLORA – Ternyata melimpahnya produksi padi di kabupaten Blora juga diikuti tumbuhnya bisnis penggilingan gabah dan supplier beras.
Salah satunya, CV
Sumber Makmur di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen yang mampu menyerap ribuan
ton gabah petani.
Humas CV Sumber
Makmur Ana Elviana pada pers mengatakan,
pihaknya membantu penyerapan hasil pertanian, terutama gabah dari petani dengan
harga yang bagus.
“Harga beli kita memang fluktuatif, misalnya untuk Januari-Maret berkisar di 8.200 per kilogram (kg). Kita terima gabah kering,” katanya.
Baca juga : Bulog Terjunkan Tim Jemput Pangan ke Sawah, Targetkan Serap 22.200 Ton Gabah di Blora
Harga beli itu jauh
di atas Bulog. Sehingga membantu petani mendapatkan pendapatan maksimal.
“Penyerapan gabah
petani dari Januari sampai Maret sekitar 6 ribu ton,” imbuhnya.
Biasanya petani
mengantar langsung gabah mereka ke gudang atau beberapa juga dari pedagang.
“Ada yang lewat
pedagang. Kami tidak membatasi penerimaan. Petani pedagang sama,’’ ungkapnya.
Gabah-gabah yang
diserap berasal dari petani di Blora dan sekitarnya.
Baca juga : Panen Raya Padi Organik Di Kunduran Lebih Hemat dan Hasil Meningkat
Seperti dari
Grobogan, Pati, hingga Rembang. Dari gabah yang diserap itu langsung digiling
menjadi beras premium.
“Pemasaran kita
seluruh Indonesia. Sampai luar Jawa, NTT, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi,”
tambahnya.
Dalam proses itu
melibatkan para pekerja sekitar. Setidaknya, ada 40 tenaga kerja yang terserap.
Sementara, selama
proses penggilingan juga menggunakan mesin canggih dan modern.
Baca juga : Dukung Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia, Blora Ikut Partisipasi Panen Padi Nusantara
Tak hanya itu, CV
Sumber Makmur juga membantu Bulog menyediakan gudang.
“Kami juga kerja sama dengan Bulog. Penyewaan gudang filial kapasitas 2 ribu ton,” tandasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment