Pemkab Blora Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Musim Hujan 2025/2026

INFOKU, BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tahun 2025/2026. 

Kegiatan ini berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Blora dan dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman pada Kemarin.

Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk memanjatkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dapat hadir dalam keadaan sehat guna memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Baca juga : Infrastruktur Pengendali Banjir Blora Kota, Andalkan Embung Karangjati

Bupati menekankan perlunya peningkatan manajemen penanggulangan bencana yang meliputi pencegahan, mitigasi, kesiapan, tanggap darurat, hingga pemulihan.

Dia meminta BPBD bersama OPD terkait, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan untuk lebih sigap dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan.

“Peristiwa demi peristiwa bencana harus menjadi guru bagi kita semua. Dengan meningkatkan kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan, kita dapat meminimalisasi risiko dan dampak yang timbul,” tambah Bupati.

Baca juga : Proyek Sudah Capai 78 Persen, Rekanan Optimistis Pembangunan Embung Karangjati Rampung Minggu Depan

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora, Mulyowati, memaparkan perkembangan kejadian bencana selama satu tahun terakhir.

Berdasarkan data sejak Oktober 2024 hingga November 2025, tercatat, Banjir 10 kejadian, Angin kencang 39 kejadian, Tanah longsor 24 kejadian, Kerugian ditaksir mencapai Rp24,932 miliar

Mulyowati menegaskan bahwa terjadi peningkatan baik jumlah kejadian maupun dampak dibanding periode musim hujan sebelumnya.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, para Kepala Instansi Vertikal, Kepala OPD se-Kabupaten Blora, Camat se-Blora, pimpinan BUMN/BUMD, unsur TNI-Polri, relawan penanggulangan bencana, serta seluruh peserta apel lainnya.

Baca juga : Pembangunan Infrastruktur di Blora Diprediksi Terhambat, Imbas Efisiensi Anggaran Rp 65 Miliar

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Blora. (Setyorini) 


Post a Comment

0 Comments