INFOKU, BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tahun 2025/2026.
Kegiatan ini
berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Blora dan dipimpin langsung oleh Bupati
Blora, Arief Rohman pada Kemarin.
Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk memanjatkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dapat hadir dalam keadaan sehat guna memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Baca juga : Infrastruktur Pengendali Banjir Blora Kota, Andalkan Embung Karangjati
Bupati menekankan
perlunya peningkatan manajemen penanggulangan bencana yang meliputi pencegahan,
mitigasi, kesiapan, tanggap darurat, hingga pemulihan.
Dia meminta BPBD bersama OPD terkait, TNI, Polri, serta seluruh pemangku
kepentingan untuk lebih sigap dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan.
“Peristiwa demi peristiwa bencana harus menjadi guru bagi kita semua.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan, kita dapat
meminimalisasi risiko dan dampak yang timbul,” tambah Bupati.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora, Mulyowati, memaparkan
perkembangan kejadian bencana selama satu tahun terakhir.
Berdasarkan data sejak Oktober 2024 hingga November 2025, tercatat, Banjir
10 kejadian, Angin kencang 39 kejadian, Tanah longsor 24 kejadian, Kerugian ditaksir
mencapai Rp24,932 miliar
Mulyowati menegaskan bahwa terjadi peningkatan baik jumlah kejadian maupun
dampak dibanding periode musim hujan sebelumnya.
Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, para Kepala Instansi Vertikal, Kepala OPD se-Kabupaten Blora, Camat se-Blora, pimpinan BUMN/BUMD, unsur TNI-Polri, relawan penanggulangan bencana, serta seluruh peserta apel lainnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Blora. (Setyorini)


0 Comments
Post a Comment