Topik Utama Sekda Blora- tabloid INFOKU 85



Sekda Difinitif  “Akhir atau Awal Tahun”
INFOKU, BLORA,- Bukan hanya posisi Menteri saja era pemerintahan Presiden Jokowi mendatang, namun jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) juga ramai dipergunjingkan masyarakat Blora khususnya.
Memang wajarlah bila jabatan Sekda yang dikosongkan oleh Bupati Blora selama lebih dari 3 tahun menjadi perbicangan yang serius dimana-mana.
Apalagi tahun depan kabupaten Blora akan menggelar Pilkada, tentunya akan menambah persoalan tersendiri.
Memang secara teoritis seorang PNS, Sekda misalnya, dilarang keras berpolitik Praktis. Namun secara logika tentunya hal ini tidaklah mungkin bisa, sesuai teori aturan hukum tersebut.
Tidak bias dipungkiri jabatan Sekda adalah jabatan tertinggi seorang PNS disebuah Kabupaten.
Sehingga boleh dikata apapun pekerjaan di SKPD yang berhubungan dengan pemerintahan, peran Sekda disamping Bupati tentunya mewarnai pengambilan keputusan.
Seperti diketahui era pemerintahan Bupati Blora Djoko Nugroho yang diawali 11 Agustus 2010 lalu, Sekda saat itu dijabat Bambang Sulistya.
Kurang 1 tahun setelahnya, Bambang Sulistya pensiun, Kemudian diisi Sekda Plt Sutikno Slamet sampai saat ini.
Sekarang memang masyarakat dan banyak kalangan PNS menunggu siapa yang akan di lantik Bupati Blora menjadi Sekda Difinitif, disisa Pemerintahanya yang kurang dari 1 tahun.
Mungkin sama seperti tahun-tahun sebelumnya, terkait atau jelang Pilkada biasanya Pemerintah Pusat membuat aturan khusus.
Dimana jelang pelaksanaan Pilkada di tingkat Kabupaten/Kodya dan Provinsi, kepala daerah dilarang melakukan mutasi jabatan.
Disini yang membuat INFOKU memprediksi Sekda difinitif akan ditetapkan di akhir tahun 2014 dan paling lambat Awal tahun 2014,
Dari data responden yang dikumpulkan, jumlah prediksi masyarakat Akhir tahun 2014 lebih besar dibanding mereka yang memprediksi Awal tahun 2015.
6 Kandidat
Dari hasil rangkuman INFOKU yang digali dari masyarakat ada 6 nama pejabat yang diprediksi bakal terpilih menjadi Sekda nantinya.
Ke 6 nama tersebut memang nama-nama pejabat yang sangat dikenal di masyarakat.
Sebut saja Sutikno Slamet, Bondan Sukarno dan Winarno mereka secara kepegawai tergolong Senior.
Sedang dibawahnya ada Purwanto, Reni Miharti dan Slamet Pamudji juga masuk kategori kandidat. 
Sebenarnya ada 1 nama lagi yang tergolong senior yakni Bambang Darmanto (Inspektur), akan tetapi nampaknya Dia tidak ingin menjabat Sekda diakhir masa jabatanya.
Sehingga hanya 6 nama tersebut yang nantinya mewarnai dan membuat Bupati Blora agak repot memilihnya, Sebab mereka memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.
Dari 6 nama tersebut 4 nama teratas yang diunggulkan Sutikno Slamet, Bondan Sukarno, Purwanto dan Reni Miharti.
Sedang Winarno dan Slamet Pamudji akan menjadi “Kambing Hitam” yang dapat menjungkar-balikkan fakta.
Kepala DPU
Lain lagi dengan jabatan Sekda, jabatan kepala DPU baru menginjak tahun kedua dikosongkan, sehingga hanya dijabat seorang Plt.
Dapat dimaklumi oleh masyarakat jika jabatan kepala DPU masih dikosongkan, karena SDM untuk pejabat tehnis minim pilihan.
Inilah yang nantinya dapat diisi orang dari dari kabupaten lain karena pelaksanaan UU ASN yang diberlakukan.
Beberapa nama yang layak untuk jabatan tehnis ini dari versi INFOKU, Samgautama, Dewi Tejowati dan Samsul juga layak duduki jabatan itu  karena eselon mereka sudah memenuhi syarat.
Inilah yang harus menjadi PR Bupati Blora untuk menentukan pilihan pejabatnya, agar Blora kedepan lebih baik.(Endah/Agung)


Lihat Model Cetak Tabloid....
Gambar  Klik KANAN pilih Open New Tab atau Buka Tautan Baru