INFOKU, BLORA – Sebanyak hampir 500 masyarakat mengikuti kegiatan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) yang digelar di Pendopo Bupati Blora, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut sebagai salah satu langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks sekaligus mendorong kepedulian terhadap kesehatan perempuan di Kabupaten Blora.
Kegiatan vaksinasi tersebut didukung Pemerintah Kabupaten Blora melalui sinergi Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora bersama Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Grobogan, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), serta sejumlah mitra dan pihak swasta melalui dukungan Corporate Social Responsibility (CSR). Pelaksanaan vaksinasi juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI dan Hari Kesehatan Nasional (HKN).
Bupati Blora Arief Rohman, S, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Baca juga : Blora Jadi Salah Satu Piloting MBG Prasmanan dari 42 Daerah di Indonesia
Menurutnya, vaksinasi HPV merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam melakukan pencegahan penyakit, khususnya kanker serviks yang menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian.
“Mewakili Pemerintah Kabupaten Blora, kami sampaikan apresiasi penghargaan yang luar biasa atas penyelenggaraan vaksinasi ini. Ini adalah upaya pencegahan dari kita semuanya,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan perempuan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan dan sinergi bersama KORPRI, perangkat daerah, mitra, maupun berbagai pihak lainnya yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Pemerintah tentunya berkomitmen ini dengan dukungan KORPRI, dan juga para mitra semua, untuk bagaimana perhatian kita untuk kesehatan perempuan melalui vaksinasi ini. Manfaatnya luar biasa, tadi sudah diterangkan. Para peserta vaksin, kami juga sampaikan apresiasi,” jelasnya.
Menurut Bupati, tingginya antusiasme masyarakat menjadi hal positif yang patut diapresiasi. Meskipun vaksinasi tersebut dilaksanakan dengan biaya tertentu, masyarakat tetap menunjukkan minat yang tinggi, terlebih dengan adanya dukungan berupa potongan harga atau diskon bagi peserta.
“Walaupun berbayar, walaupun berbayar tapi dapat diskon. Ini Alhamdulillah, antusiasme para peserta sangat luar biasa. Ini ada 500 peserta,” ungkapnya.
Dia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan kali ini saja. Menurutnya, kegiatan vaksinasi sebagai bagian dari upaya preventif perlu terus didorong dan dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap informasi maupun layanan pencegahan penyakit.
Baca juga : Operasional Bus Sekolah Gratis di Blora Tinggal Tunggu Administrasi Kendaraan
“Ikhtiar ini patut kita dukung, bagaimana upaya preventif pencegahan di bidang ini. Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, nanti juga mungkin bisa digerakkan kembali,” kata Bupati.
Bupati juga
menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum yang baik untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak
dini.
Menurutnya, upaya pencegahan akan jauh lebih baik apabila dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan, maupun vaksinasi.
“Kami Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi, terima kasih. Sinergi antara Dinkesda dengan Loka POM, KORPRI ya dan juga para mitra, CSR semuanya yang sudah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi,” tutur Bupati.
Dia menambahkan, partisipasi sekitar 500 peserta menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan perempuan semakin tumbuh.
Terlebih, kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat berdampak besar terhadap kesehatan perempuan maupun kehidupan keluarga.
“Ini semoga sebagai upaya kita untuk menjaga untuk ibu-ibu, para perempuan yang ada di Blora kaitannya dengan kanker serviks. Karena tadi disampaikan bahwa kanker serviks ini adalah salah satu punya pembunuh nomor 2 untuk kanker di Indonesia,” lanjutnya.
Bupati berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menginspirasi berbagai pihak untuk terus mengambil bagian dalam kegiatan promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Semoga menginspirasi untuk kita semua. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang sudah berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Kepala Loka POM Grobogan Ronald Hatoguan Manik, mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi HPV tersebut merupakan bagian dari program Badan POM bersama DPKN dengan target pelaksanaan vaksinasi secara nasional mencapai satu juta vaksin.
Dia menjelaskan, khusus di wilayah kerja Loka POM Grobogan, pelaksanaan vaksinasi telah menjangkau lebih dari 2.000 peserta, baik yang berasal dari Kabupaten Grobogan maupun Kabupaten Blora.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya dukungan dan antusiasme masyarakat terhadap program pencegahan penyakit melalui vaksinasi.
“Ini adalah salah satu program dari Badan POM beserta DPKN, jadi targetnya sebenarnya 1 juta vaksin seluruh Indonesia. Tapi di sini di wilayah kerja Loka POM Kabupaten Grobogan kami sudah bisa memvaksinasi sekitar total 2 ribu lebih, jadi untuk Grobogan ataupun dari Blora,” jelas Ronald.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Blora, khususnya Bupati Blora, yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan vaksinasi bagi perempuan di Kabupaten Blora.
Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks.
“Kami memberikan apresiasi, terima kasih sangat kepada Bapak Bupati telah support kegiatan vaksinasi untuk wanita atau perempuan Kabupaten Blora ini,” ujarnya.
Menurut Ronald, vaksinasi HPV memiliki peran penting dalam upaya pencegahan kanker serviks. Ia menilai kesehatan perempuan memiliki posisi strategis dalam kehidupan keluarga karena perempuan memiliki peran penting dalam membangun dan menjaga ketahanan keluarga serta mendukung tumbuh kembang generasi penerus.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora Edy Widayat, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Blora tersebut tidak hanya berupa vaksinasi HPV.
Baca juga : Mulai Disiapkan Akses Internet Rakyat Kabupaten Blora
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pemeriksaan HPV DNA sebagai bagian dari upaya deteksi dini.
“Selain vaksinasi HPV juga dilakukan pemeriksaan HPV DNA, sehingga tujuan kami dengan kita mencegah kanker serviks ini sehingga ibu-ibu di Kabupaten Blora khususnya tidak akan menderita kanker serviks. Dan yang kedua adalah ada pemeriksaan HPV-DNA hari ini untuk mendeteksi,” terang Edy.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pj. Sekda Blora, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Perwakilan DKPN, Dinkesda Blora, Ketua TP PKK Kab Blora, Persit dan Bhayangkari Blora, Kepala Puskesmas se Kab Blora. (Setyorini/KOM)



0 Comments
Post a Comment