INFOKU, BLORA – Bupati Blora Arief Rohman, melantik Sunaryo sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora dalam upacara pengambilan sumpah dan pelantikan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (28/10/2026).
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah upacara peringatan ke-98 Hari
Sumpah Pemuda dengan tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk
Indonesia”.
Momentum ini menjadi istimewa karena pelantikan pejabat pimpinan tertinggi
ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora tersebut bertepatan dengan
peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Baca juga : Lho ..... Ternyata ada 2.900 Anak Tak Sekolah di Kabupaten Blora
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, jajaran Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora, Pj. Sekda Blora
Dasiran, serta para kepala perangkat daerah, camat, dan pejabat eselon II dan
III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.
Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa pengambilan sumpah
dan pelantikan Sekda merupakan bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan
daerah untuk menjamin keberlangsungan tugas pemerintahan, pembangunan, dan
pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Sekda memiliki peran strategis dalam memastikan koordinasi,
sinkronisasi, dan pembinaan birokrasi berjalan secara efektif sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sekda juga menjadi penggerak utama birokrasi agar seluruh program
pembangunan dapat terlaksana secara terpadu, efektif, dan akuntabel.
“Saya percaya, dengan pengalaman, kompetensi, dan dedikasi yang saudara
miliki, akan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan
sebaik-baiknya,” ujar Bupati.
Baca juga : Blora Darurat Tangani Angka Putus Sekolah
Bupati berharap Sunaryo dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan
tanggung jawab barunya, membangun koordinasi yang kuat dengan seluruh perangkat
daerah, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif.
Sinergi dengan DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, dan seluruh pemangku
kepentingan juga perlu terus diperkuat demi kemajuan Kabupaten Blora.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa berbagai tantangan pembangunan saat
ini membutuhkan respons yang cepat, tepat, dan terukur.
Karena itu, birokrasi dituntut menjadi organisasi yang profesional,
adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Dia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Blora untuk memperkuat
budaya kerja yang mengedepankan profesionalisme, integritas, disiplin, serta
penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Dia berharap Sekda yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung
jawab serta membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Usai dilantik, Sekda Blora Sunaryo, menyampaikan bahwa salah satu prioritas
yang harus segera ditangani adalah pembahasan anggaran Tahun 2027, termasuk
memperkuat harmonisasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah agar selaras
dengan visi dan misi kepala daerah serta program prioritas nasional dalam Asta
Cita.
“Secara umum, pembahasan anggaran 2027 ini mendesak. Kita perlu melakukan harmonisasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah untuk menyelaraskan visi-misi kepala daerah dengan Asta Cita sebagai program nasional. Semuanya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus sinkron dari bawah hingga atas demi mencapai tujuan bersama,” ungkap Sunaryo.
Baca juga : Kurang Puas Kinerja BUMD yang Dinilai Masih Pasif, DPRD Blora Akan Evaluasi BPE
Selain penyelarasan program dan anggaran, Sunaryo menyebut terdapat sejumlah aspek tata kelola pemerintahan yang perlu segera dipelajari dan diperkuat. Di antaranya Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), harmonisasi peraturan perundang-undangan, serta pengelolaan barang milik daerah.(Setyorini/KOM)


0 Comments
Post a Comment