INFOKU, BLORA – Dapat dikata saat ini pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), internet cepat, dan layanan serba digital terus digaungkan.
Namun realitas di
Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Blora justru berkata lain.
Ternyata ada sebanyak 25 kepala keluarga (KK) di Desa Buluroto hingga kini belum memiliki sambungan listrik PLN sendiri.
Baca juga : PLN Gilir Pemadaman untuk Semua Kecamatan di Blora secara Merata
Untuk menikmati
penerangan, mereka masih bergantung pada belas kasihan tetangga.
Salah satu warga yang
rumahnya belum teraliri listrik, Sukarjo, 66, mengaku sudah lama ingin memiliki
sambungan listrik mandiri.
Namun, penghasilannya
sebagai pedagang es keliling belum cukup untuk menutup biaya pemasangan baru.
Sudah puluhan tahun kami tinggal di sini. Sampai sekarang listrik masih menyalur dari tetangga karena belum memiliki sambungan sendiri,” ujarnya.
Baca juga : Baru Tercapai 60 Persen Kondisi Jalan yang Mantap di Blora
Sementara itu, Kepala
Desa Buluroto Margono membenarkan masih ada 25 KK di wilayahnya yang belum
memiliki sambungan listrik mandiri.
Menurutnya, mayoritas
warga sebenarnya ingin memasang listrik sendiri tapi terbentur biaya.
“Mereka bukan tidak
mau memasang listrik sendiri, tetapi memang belum mampu. Akhirnya sementara
menyambung dari rumah tetangga agar tetap bisa menikmati penerangan,” jelasnya pada pers.
Margono mengatakan,
pemerintah desa telah mendata warga yang belum memiliki sambungan listrik.
Pihaknya siap
mengusulkan jika pemerintah, PLN, maupun perusahaan melalui program CSR membuka
bantuan pemasangan listrik gratis.
“Listrik sekarang sudah menjadi kebutuhan dasar. Harapan kami tentu ada program bantuan sambungan listrik untuk masyarakat kurang mampu, agar mereka tidak terus bergantung kepada tetangga,” tandasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment