INFOKU, BLORA - Konon asal-usul kuda Gagak Rimang adalah kuda milik Riman.
Kuda tersebut
menghilang pada saat Riman bertarung untuk memperebutkan Rara Swari.
Di tengah pertarungannya kuda kendaraan Riman ini melarikan diri dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya sampai Riman meninggal.
Baca juga : Misteri KIsah Cinta Sepasang Pengantin yang Dikutuk menjadi Batu
Pada suatu saat,
Arya Penangsang, Adipati Jipang Panola sedang memikirkan keadaan daerahnya yang
di bagian utara.
Beliau kemudian
mengadakan perjalanan untuk memeriksa daerah kekuasaannya dan ditemani oleh
patih Metaun.
Sampailah dia di
suatu tempat yang banyak ditumbuhi rumput segar dan nampak seekor kuda hitam
yang mulus pancal panggung sedang berlari mendekatinya.
Anehnya, kuda
tersebut seketika jinak di depan Arya Penangsang.
Arya Penangsang
merasa tertarik kepada kuda tersebut dan bermaksud ingin memilikinya.
Untuk mencari sang
pemilik kuda, Arya Penangsang berjalan ke arah timur.
Baca juga : Sisi Misteri Kantor Bupati Blora - Ditemani 3 Perawan Cantik dan Makelar Jodoh
Akhirnya, beliau
sampai di tempat yang sebelumnya Riman bertarung.
Melihat Arya
Penangsang menunggangi kuda yang dia temui tadi, Soreng Pati, Ayah Riman marah
dan menganggapnya telah merampas kuda milik Riman.
Kemudian Soreng
Pati bersama gerombolannya berniat akan mencelakai Arya Penangsang.
Akan tetapi,
kekuatan mereka tiba-tiba sirna begitu tubuh mereka jatuh terduduk seakan-akan
ada kekuatan gaib yang memaksa mereka untuk duduk menghormat.
Mereka pun tetap
duduk dengan mata menatap tajam pada Arya Penangsang.
Kemudian, Arya
Penangsang menanyakan apakah mereka tahu siapa pemilik kuda hitam yang
ditungganginya itu. Lalu mereka serentak menjawab "Riman".
Baca juga : Kisah Cinta Joko Sangsang dan Goa Sentono
Begitu mendengar
jawaban tersebut, Arya Penangsang kemudian memberi nama kuda yang
ditungganginya dengan sebutan
"Gagak
Riman" karena kuda tersebut berbulu hitam mulus laksana burung gagak dan
pemiliknya bernama "Riman".
Dalam perkembangan
selanjutnya, nama "Gagak Riman" sering juga disebut "Gagak
Rimang".


0 Comments
Post a Comment