INFOKU, BLORA – Tindakan cepat dan tegas dilakukan Bupati Blora Arief Rohman.
Pelaksana tugas
Sekretaris DPRD (Plt Sekwan) Blora Agus Listiyono dicopot dari jabatannya,
setelah mengakui menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi saat
Lebaran.
Keputusan itu
diteken kemarin (1/4). Posisi Plt Sekwan kini diisi Asisten III Setda Blora.
Selain pencopotan,
Agus juga mendapat surat teguran.
Baca juga : Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Blora Sidak Untuk Pastikan Sektor Pelayanan Sudah Aktif
“Per hari ini
(kemarin, red) Plt Sekwan kami ganti. Ini bentuk ketegasan agar fasilitas
negara tidak disalahgunakan,” kata Arief pada pers.
Langkah tersebut
diambil usai Agus mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf ke
publik.
Namun, menurut
Arief, pengakuan saja tidak cukup, yakni disiplin aparatur harus ditegakkan.
“Yang bersangkutan
sudah minta maaf. Tapi sebagai komitmen penegakan disiplin, jabatan Plt-nya
kita ganti,” tegasnya.
Kronologis
Peristiwa
Kasus ini bermula
dari beredarnya foto mobil dinas berpelat merah K 28 E di media sosial.
Kendaraan itu
diduga dipakai untuk perjalanan pribadi ke luar daerah saat momentum Lebaran.
Agus tak menampik.
Dia mengaku sendiri yang mengemudikan mobil tersebut pada Sabtu (21/3).
Pagi hari, dia
bersilaturahmi ke rumah Bupati, Siang lanjut ke rumah orang tua di Kecamatan
Kunduran, Blora.
Sore harinya,
perjalanan diteruskan ke Sragen untuk mengunjungi mertua.
“Saya sendiri yang
membawa mobil itu. Setelah dari orang tua di Kunduran, saya ke mertua di
Sragen,” ujarnya.
Perjalanan
dilakukan melalui jalur Kuwu–Wirosari, Kabupaten Grobogan.
Sekitar pukul 17.00
WIB, kendaraan itu melintas di Jalan Raya Tangen, Sragen, dan sempat terekam
warga hingga viral.
Agus mengaku
mengetahui adanya Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 Tahun 2026
tentang pencegahan
gratifikasi, termasuk larangan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.
Baca juga : Idul Fitri Menebar Maaf Dalam Atmosfer Religiusitas
Namun, dia menyebut
kurang cermat dalam memahami aturan tersebut.
“Saya tahu ada surat itu. Saya akui salah karena tidak cermat,” ungkapnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment