Anggaran Jadi Kendala Penanganan Banjir di SMPN 4 Cepu

INFOKU, BLORAKeadaan hujan deras yang mengguyur Kecamatan Cepu menyebabkan banjir di sejumlah titik, Minggu malam (12/4). 

fotoIST   

Ada lima kelurahan yang terdampak dan satu sarana pendidikan, yakni SMPN 4 Cepu.

Kondisi SMPN 4 Cepu yang menjadi langganan banjir saat musim hujan, perlu mendapat perhatian serius.

Meski mendesak, tapi Pemkab Blora  belum memiliki pos anggaran untuk perbaikan permanen tahun ini. Satu-satunya harapan kini bergantung pada kucuran dana dari pemerintah pusat.

Baca juga : Kasus Dugaan Chat Mesum : Oknum Guru SMPN 1 Randublatung Dicopot, Hanya Dimutasi Ke Jati

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora Sunaryo pada pers mengatakan, saat ini kondisi keuangan dinas tidak memungkinkan untuk melakukan renovasi besar. Langkah yang diambil sejauh ini baru sebatas penanganan darurat.

“Sejak malam Sabtu sudah terdampak dan dibersihkan, namun Minggu banjir lagi. Saat ini yang bisa dilakukan hanya pembersihan yang dibantu oleh BPBD,” jelas Sunaryo saat meninjau lokasi.

Menurutnya, kontruksi bangunan SMPN 4 Cepu lebih rendah dari saluran air dan berdekatan dengan sawah, yang membuat lembaga tersebut selalu terdampak banjir. Namun, banjir yang terjadi saat ini merupakan terparah.

Selanjutnya Sunaryo mengaku, saat ini pihaknya hanya mengandalkan bantuan dari pusat, karena anggaran perbaikan yang dibutuhkan sangat tinggi.

”Solusinya hanya meninggikan bangunan 1,5 meter. kemudian nantinya air yang dari sebelah barat bisa teralihkan,” ungkapnya.

Saat mengecek sejumlah ruang kelas, Sunaryo mendapati adanya rembesan air. Kemungkinan itu disebabkan oleh struktur bangunan sekolah yang lebih rendah.

Baca juga : Siswa Di-screening Ketat, SRMA 18 Blora Kembali Lanjutkan KBM

“Saya lihat ada ruangan kelas 9B, 9C, dan 9F itu keluar air dari bawah. Mungkin itu aliran dari persawahan sebelah barat yang ada airnya,” lanjut Sunaryo.

Sebenarnya, tahun ini SMPN 4 Cepu merupakan penerima revitalisasi yang sudah disurvei dari jakarta.

Namun fasilitator dari Jakarta menyarankan perbaikan ruang kelas bisa dilaksanakan, jika bangunan gedung ditinggikan 1,5 meter terlebih dulu.

Dia menambahkan, termasuk fasilitas olahraga juga terdampak banjir dan harus segera ditinggukan.

“Banyak ruangan yang harus dinaikkan ketinggiannya dan membutuhkan biaya besar. Harapannya ada alokasi khusus SMPN 4 Cepu, dan berharap bisa diperbaiki secara bertahap,” tandasnya. (Endah/IST



Post a Comment

0 Comments