INFOKU, BLORA - Hari Raya Idul Fitri tahun ini tiba di tengah efisiensi anggaran.
Wakil ketua DPRD Blora Siswanto menegaskan, kegiatan seremonial dan
hiburan besar dipangkas agar fokus dialihkan ke pelayanan publik.
Siswanto meminta maaf tahun ini masih banyak hal belum bisa direalisasikan, karena adanya efisiensi anggaran untuk pemkab Blora.
Baca juga : Wooow .... Harga LPG Melon di Pengecer Blora Tembus Rp 30 Ribu
“Minal aidzin wal faidzin, kami mohon maaf lahir dan batin jika belum
maksimal untuk melayani masyarakat. Ini karena, rata-rata 25 persen anggaran
kena efisiensi untuk pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” tutur
politisi Partai Golkar tersebut.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, penghematan ini membuat pemerintah
menahan diri dari kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.
“Pemerintahan sekarang harus fokus pada substansi,
yaitu pelayanan publik dan administrasi publik,”
ujarnya.
Siswanto menambahkan, informasi dan layanan masyarakat akan lebih
diarahkan melalui media sosial dan jaringan pemerintahan hingga tingkat desa.
“Pelayanan rakyat dan distribusi informasi adalah prioritas. Semua
kegiatan harus efisien, efektif, dan tetap menyentuh kebutuhan masyarakat,”
ucapnya.
Baca juga : Soal Kepemilikan Lahan Bendungan Cabean, Enam Warga Todanan Gugat Pemkab Blora
Dengan langkah ini, dia menyarankan agar Pemkab Blora memastikan
penggunaan anggaran publik tepat sasaran. Bukan untuk seremoni atau hiburan
besar.
“Fokus efisiensi diharapkan mendorong pemerintah lebih menekankan program yang berdampak langsung bagi warga, bukan sekadar seremoni atau hiburan besar,” tandasnya. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment