Baru 5 Titik Yang Capai 60 Persen, Progres Pembangunan KDMP di Blora Lambat

INFOKU, BLORADari pantauan progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Blora terbilang lambat. 

foto :  IST   

Hingga kini, hanya 5 titik yang pengerjaannya mencapai 60 persen.

Sisanya baru 50 persen, bahkan ada yang baru terpasang atap dan lantai.

“Progres koperasi desa saat ini sudah terbangun 177 titik koperasi desa/kelurahan dari total 295 desa. Masih ada 118 titik yang belum,” kata Pasiter Kodim 0721/Blora, Kapten Inf Maningsun pada pers. 

Baca juga :Polres Blora dan Forkopimda Sinergi Panen Raya Jagung, Upaya Perkuat Ketahanan Pangan

Dia juga memaparkan, KDMP tahap awal akan segera diresmikan pada Februari.

“Untuk groundbreaking ada 7 titik yang dimulai pada 17 Oktober 2025. Targetnya 93 hari, sehingga bangunannya sudah 100 persen. Kemungkinan pada 10 Februari,” ucapnya.

Dari 177 titik KDMP tersebut, ditargetkan selesai pada Maret dan seluruhnya sudah mencapai 100 persen.

Dia juga menyampaikan bahwa masih ada beberapa desa yang terkendala lahan.

“Untuk desa yang terkendala, upaya kami dari Kodim adalah mencari lahan-lahan dari desa tersebut, baik dari BUMD maupun BUMN. Nanti kami koordinasikan, intinya menyiapkan perizinan,” ucapnya.

Pasiter Kodim Blora juga mengatakan pihaknya hanya memfasilitasi desa yang belum mendapatkan lahan.

Saat ini ada yang belum terfasilitasi lahan ada 37 titik. Itu semua akan menggunakan lahan Perhutani dan masih proses perizinan.

“Kemudian kami dorong desa agar segera mengurus perizinan kepada instansi terkait, dengan tujuan nanti terbangun koperasi desa sejumlah 295 KDMP desa atau kelurahan,” ungkapnya.

Dia menyebutkan persentase KDMP yang saat ini sudah mencapai 60 persen masih terbatas.

Baca juga : Lho....., Bangunan Bersejarah Gedung Eks Kawedanan Randublatung Digusur untuk Dapur MBG

“Sampai hari ini, yang sudah 50 persen ada 15 titik. Kemudian yang sudah 60 persen ada 5 titik. Selebihnya masih tahap pemasangan atap dan lantai,” tandasnya.

Untuk itu Target 177 titik terus ditingkatkan dan administrasi terkait lahan juga didorong agar segera selesai.

“Upaya yang dilakukan adalah melaporkan ke komando atas jika  surat perizinan belum turun,” pungkasnya (Endah/IST



Post a Comment

0 Comments