Topik Utama - TABLOID INFOKU 44



Berpacu Waktu Wujudkan Blora Sejahtera
INFOKU, BLORA- Empat bulan ditahun ketiga pemerintahan Bupati Djoko Nugroho dengan wakilnya H Abu Nafi mulai nampak mulai bekerja keras untuk mewujudkan janjinya.
Seperti yang baru-baru ini yakni tahun ajaran baru, melalui keputusan Bupati menekan biaya pendidikan yang lebih rendah dibanding tahun lalu.
Bahkan pada tahun anggaran 2012 program sekolah Murah dan Terjangkau boleh dikata menjadi kenyataan dan sudah dapat dirasakan masyarakat Blora.
Demikian juga dibidang Kesehatan, Bupati juga akan mengucurkan dananya bagi mayarakat miskin yang berobat secara gratis lebih besar di banding tahun sebelumnya.
Pertanyaan kita tentunya darimana anggaran yang boleh dikatakan jor-joran untuk mesejahterakan rakyat Blora ?
Ternyata Bupati Blora saat ini  Djoko Nugroho sangat tahu Potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di kabupaten Blora boleh dibilang sangatlah spektakuler untuk ukuran daerah di Pulau Jawa.
Baik mulai dari Hutan, Kandungan Batu Alamnya hingga Sumber minyak Buminya.
Terlebih Sumber Minyak Bumi, sejak Indonesia jaman penjajahan hingga saat ini
Kabupaten Blora dengan Blok Cepunya masih merupakan penyangga devisa minyak untuk Indonesia.
“Namun demikian sampai saat ini masyarakat Blora sendiri belum memperoleh kesejahteraan dari sumber minyak yang digali dari tanahnya sendiri, dan tahun inilah Saya akan maksimal mendapatkan DBH yang lebih besar,” kata Kokok panggilan akrab bupati Blora ini.
Untuk itu dia akan menagih lebih besar DBH pemanfaatan minyak bumi yang dieksplorasi dari Blok Cepu untuk Blora tercinta.
Saat ditanya berapa nilai yang menjadi hak kabupaten Blora terkait DBH tahun ini, bupati menjawab diplomatis puluhan Milyar.
“Informasi yang saya peroleh DBH yang diterima Pemkab Bojonegoro tahun 2013 estimasinya Rp. 1 Trilyun, Anda bisa hitung berapa yang seharusnya diterima Blora,” jawab Bupati beberapa waktu lalu.
Diharap dengan DBH Minyak bumi yang lebih besar, Galian C dan Sumber Daya Alam Yang lain dimanfaatkan secara maksimal maka dapat merealisasikan janjinya Blora sejahtera.
Sementara terpisah Ketua DPRD Blora HM Kusnanto dibeberapa kali kesempatan, mengatakan Dirinya bersama anggota Dewan lainnya selalu mencari terobosan yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat Blora.
“Sebagai Wakil rakyat kami selalu mencari peluang yang dapat meningkatakan kesejahteran masyarakat Blora, termasuk didalamnya Tuntutan DBH yang lebih Besar dan Juga hasil Galian C yang belum bisa didapat Blora,” kata Kusnanto. (Agung)


Seno Margo Utomo (Anggota DPRD Blora)
Rp 100 Miliar Target PAD Blora 2013
INFOKU, BLORA - Pendapatan asli daerah (PAD) Blora tahun depan mencapai Rp 100 miliar dinyakini bukan hal yang mustahil.
 Apalagi menurut Seno Margo Utomo, salah seorang anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Blora, sejumlah peraturan daerah (perda) baru terkait pajak dan retribusi daerah telah selesai dibuat dan sudah diberlakukan di Blora.
"Dengan potensi pendapatan yang ada, saya kira PAD Rp 100 miliar di tahun 2013 bisa direalisasikan," ujarnya, saat itu.
Dia menyebutkan tahun ini PAD Blora ditargetkan mencapai Rp 61,4 miliar. Seno Margo Utomo yang juga anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui peningkatan PAD menjadi Rp 100 miliar merupakan lonjakan yang cukup tajam.
Hanya dia menegaskan hal itu bisa saja terealisasi jika seluruh komponen yang terkait pemungutan pajak dan retribusi daerah bekerja keras dan meminimalisir kemungkinan kebocoran.
"Saya ambil contoh. Di Blora ini parkir liar merebak di mana-mana. Itu perlu ditertibkan. Sementara tarif parkir yang dipungut dari warga oleh para juru parkir itu tergolong tinggi. Pertanyaannya berapa tarif parkir resmi yang disetor ke daerah, mungkin tidak sampai 50 persen," tandasnya.
Selain itu, kata Seno Margo Utomo, setiap tahun dipastikan jumlah pedagang di Blora mengalami peningkatan. Setiap pedagang selama ini dipungut sejumlah retribusi. Tak hanya itu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setiap tahun penerimaan yang disetorkan ke Pemkab sebagai PAD juga harus mengalami kenaikan.
Karena itu Seno Margo Utomo menyakini jika dikelola dengan baik, PAD Blora akan naik signifikan. "Bahkan bukan tidak mungkin bisa tembus Rp 100 miliar tahun depan," katanya.
 (Agung)
 Baca Selengkapnya model tabloid
klik Gambar