INFOKU, BLORA - Pada Era Hindu-Buddha merupakan zaman yang sangat lampau ± tahun 1200-an dialami di beberapa daerah di Indonesia. 

Begitu juga yang ada di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah.

Pada zaman itu menghasilkan beberapa karya cipta yang sangat memesona, walupun bentuknya sederhana.

Semua daerah desa itu adalah bekas tempat tinggal orang pada masa lampau, dengan adanya bukti pemakaman kuno yang ada di sekitar pemukiman warga.

Baca juga : Disinilah Tempat Sembunyi Putri Raja yang Dijaga Harimau

Memang pemakaman tersebut sudah tidak berwujud seperti pemakaman yang sekarang ini.

Karena pemakamannya sudah beratus-ratus tahun, sehingga sama rata dengan tanah sekitarnya.

Pemakaman itu bergerombol/berkelompok sesuai dengan keluarganya.

Pada pemakaman itu kepala ada di timur dan kaki ada di barat. Jadi menghadap matahari tenggelam.

Setiap orang yang meninggal diberi harta bawaan seperti perhiasan emas, koin perunggu China, perhiasan perunggu, keramik dari China, dan juga gerabah kuno.

Banyak peninggalan masa lampau di daerah Kutukan, Kecamatan Randublatung.

Baca juga : Misteri Jaya Dipa Bupati Pertama Blora (Mataram)

Salah satunya adalah perunggu yang beraneka ragam bentuknya.

Sehingga sampai saat ini desa Kutukan ini juga merupakan salah satu target tempat perburuan harta karun zaman purbakala, padahal desa ini dikenal sangat angker.

Desa Kutukan ini dikelilingi hutan jati dan setiap yang melintas kawasan tersebut, sudah pasti akan merinding karena suasana mistisnya yang kuat.

Konon, setiap pengemudi kendaraan yang melintasi kawasan desa tersebut wajib permisi dengan membunyikan klakson kendaraannya.

Nuansa angker Desa Kutukan semakin ketara di mana terdapat makam kuno yang sudah puluhan tahun berada di kawasan itu.

Di samping makam, banyak tanaman pohon jati. Menurut warga sekitar, tanaman pohon jati itu ada penghuninya berupa mahkluk tak kasat mata atau jin.

Jin ini suka muncul dan menganggu para pengendaranya yang melewati jalan yang diapit oleh makam tersebut.

Salah satu warga Blora, Luluk mengatakan bahwa para pegemudi sering diganggu makhluk halus jika melewati jalan di kawasan Desa Kutukan itu, Misalnya ban mobilnya lepas dan tiba-tiba ada penampakan jin tersebut.

Oleh karena itulah, masyarakat yang melewati jalan tersebut harus membunyikan klakson supaya tidak diganggu.

Salah satu pengemudi kendaraan asal Surabaya, Jatmiko mengaku tidak percaya dengan keberadaan mitos tersebut.

Namun yang dia lakukan setiap melintasi jalan tersebut, dia selalu membaca ayat-ayat al-quran dan mengucapkan taqbir.

Tapi tidak dipungkiri setiap kali dia melewati kawasan tersebut,  hawa negatifnya sangat kuat hingga membuat merinding.

Baca juga : Sisi Misteri Kantor Bupati Blora - Ditemani 3 Perawan Cantik dan Makelar Jodoh

Meskipun dikenal sebagai kawasan angker, hal itu tidak menjadi penghalang bagi para pemburu harta karun karena makam kuno yang sudah ada sejak puluhan tahun itu diyakini menyimpan harta karun yang bernilai.

Bahkan ada  sekelompok pemburu harta karun yang bermodalkan linggis dan pacul bisa beruntung mendapatkan harta karun berupa emas.(Roes/ Diolah dari berbagai sumber