INFOKU, BLORA – Luar biasa semangat warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, untuk memperbaiki akses jalan di kawasan hutan tidak surut meski sebelumnya Sekretaris Desa Nglebak ditetapkan sebagai tersangka terkait kegiatan perbaikan jalan.
Sekitar Seribu
warga kembali bergotong-royong meratakan ruas jalan Kalikangkung–Jurug secara
manual.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB itu melibatkan warga dari empat dukuh, yakni Kalikangkung, Plumbon, Nglebak, dan Ngandong.
Baca juga : Sekdes Nglebak Blora Malah Jadi Tersangka Padahal Perbaiki Akses Jalan Desa
Mereka memperbaiki
jalan sepanjang sekitar empat kilometer dengan peralatan sederhana seperti
cangkul, cikrak, angkong, dan karung.
Kerja bakti
tersebut turut didampingi Kepala Desa Nglebak, paguyuban RT/RW, pihak
Perhutani, serta perwakilan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK)
Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selama kegiatan
berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
Direktur KHDTK UGM
Teguh Yuwono menyatakan mendukung penuh inisiatif masyarakat yang
bergotong-royong memperbaiki jalan.
"Saya
sampaikan, kalau mau kerja bakti meratakan jalan, saya dukung," ujarnya.
Baca juga : Baru Tercapai 60 Persen Kondisi Jalan yang Mantap di Blora
Menurut Teguh,
hubungan antara pengelola KHDTK dengan Pemerintah Desa maupun masyarakat Desa
Nglebak tetap berjalan baik, meski sempat muncul persoalan hukum terkait
perbaikan jalan tersebut.
"Alhamdulillah
hubungan kami di KHDTK dengan Pemdes dan masyarakat Nglebak tetap dan selalu
baik-baik saja," katanya.
Aksi gotong royong
ini menjadi kelanjutan dari upaya masyarakat memperbaiki akses jalan yang
selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas warga.
Baca juga : Kasus Dugaan Perusakan Jalan Agus Palon Tahap Pelimpahan Berkas ke Kejari
Sebelumnya, perbaikan jalan di kawasan KHDTK menjadi sorotan setelah Sekretaris Desa Nglebak ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan perbaikan pada ruas jalan tersebut dengan memakai alat berat. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment