Tradisi Sakral Buka Kelambu Sunan Pojok Haul Sunan Pojok 1448 Hijriah/2026

INFOKU, BLORA -  Bupati Blora  Arief Rohman, menghadiri Tradisi Buka Kelambu Makam Sunan Pojok yang menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Haul Sunan Pojok 1448 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (11/7/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Makam Sunan Pojok tersebut dihadiri para ulama, habaib, pengasuh pondok pesantren, santri, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Rangkaian acara diawali dengan Khotmil Al-Qur'an bin Nadzri yang dipimpin KH. Afifuddin dan KH. Muhtadi Nur.

Baca juga : Cerita Sunan Pojok, Tokoh Islam Pendiri Kabupaten Blora

Pembacaan Al-Qur'an secara bin nadzri, mulai Surah Al-Fatihah hingga Surah An-Nas, dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan sebagai ikhtiar memohon keberkahan, rahmat, dan ridha Allah SWT agar seluruh rangkaian Haul Sunan Pojok berjalan lancar serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Setelah khataman Al-Qur'an, kegiatan dilanjutkan dengan doa khatmil Qur'an yang dipimpin para ulama, kemudian diteruskan dengan Prosesi

Tradisi Buka Kelambu Makam Sunan Pojok sebagai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kekayaan budaya religius masyarakat Kabupaten Blora.

Baca juga : Misteri : Jaya Dipa Bupati Pertama Blora (Mataram)

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan apresiasi kepada para kiai, pengurus Yayasan Sunan Pojok, serta seluruh jamaah yang hadir malam ini untuk mengikuti rangkaian Haul Sunan Pojok, Khotmil Qur'an bin Nadzri, dan Tradisi Buka Kelambu," ujar Bupati.

Bupati berharap seluruh rangkaian kegiatan membawa keberkahan bagi masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui kegiatan usaha masyarakat yang turut meramaikan haul.

"Semoga acara ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh jamaah yang mengikuti Haul Sunan Pojok. Begitu juga bagi para pelaku UMKM Blora yang berjualan, semoga diberikan kelancaran rezeki, laris, dan penuh berkah," tambahnya.

Sejarah Sunan Pojok

Sunan Pojok yang memiliki nama Syekh Abdurrochim atau Pangeran Surobahu dikenal sebagai panglima perang Kesultanan Mataram sekaligus ulama yang berperan besar dalam penyebaran agama Islam di wilayah Blora dan sekitarnya.

Dalam sejarah lokal, beliau juga dikenal sebagai tokoh yang berjasa membuka kawasan yang kemudian berkembang menjadi cikal bakal Kabupaten Blora.

Selain menjalankan tugas pemerintahan dan militer, Sunan Pojok aktif berdakwah dengan mengedepankan nilai-nilai kebijaksanaan, keteladanan, serta kedekatan dengan masyarakat.

Jejak perjuangannya tidak hanya menjadi bagian penting dalam perkembangan Islam di Blora, tetapi juga dalam sejarah lahirnya Kabupaten Blora.

Menurut tradisi masyarakat, Sunan Pojok wafat saat perjalanan kembali menuju Mataram setelah berhasil meredam kerusuhan di wilayah pesisir utara Jawa.

Ketika singgah di kawasan Pojok, Blora, beliau jatuh sakit dan kemudian wafat.

Makam beliau kini menjadi salah satu destinasi wisata religi sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Baca juga : Petilasannya Sunan Pojok, Tak Ada Rumput Tumbuh

Peringatan Haul Sunan Pojok tahun ini telah dimulai sejak Kamis (9/7/2026) dengan penyelenggaraan bazar UMKM yang membentang di sepanjang sisi selatan Alun-alun Blora hingga kawasan Koplakan depan Makam Sunan Pojok.

Kehadiran ratusan pelaku UMKM menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menggerakkan perekonomian lokal selama berlangsungnya haul.

Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Minggu (12/7/2026) pagi dengan Khotmil Al-Qur'an bin Hifdzi bersama KH. Muharror Ali.(Endah) 


Post a Comment

0 Comments