INFOKU, BLORA – Penertban dilakukan pada lapak milik pedagang yang berjualan di area Alun-Alun Blora.
Dimana nantinya kawasan tersebut akan dikembalikan fungsinya.
Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Blora Pujo Catur Susanto mendata, ada 12
selter yang dibongkar di area Alun-Alun Blora.
“Sisi barat depan masjid ada 7 dan timur ada 5,’’ terangnya.
Dia menegaskan bahwa Satpol PP ditugaskan untuk menuntaskan sehari dan harus selesai.
Menurutnya, tiang tersebut sudah tidak layak dan sudah berkarat dan
sudah ada yang ambrol.
“Untuk material besi dan yang lain kita amankan di kantor,’’ jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora Kiswoyo menyampaikan, pembongkaran tersebut sudah sesuai regulasi.
“Kita sudah ada Perda, bahwa pedagang harus tahu kapan dibongkar, kapan mengembalikan tempat posisi bersih,’’ ujarnya pada pers.
Baca juga : Program Pendaftaran Sertifikat Massal belum Sentuh Sebelas Wilayah di Blora
Seperti diketahui, Alun-Alun di bawah naungan Dindagkop UKM Blora dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora.
Dia mengatakan, Alun-Alun nantinya akan di kembalikan sebagai ruang terbuka hijau.
“Sudah kita koordinasikan bersama ketua paguyuban pedagang yang
ada di area Alun-Alun,’’ tambahnya.
Kiswoyo juga menjelaskan, ini menindaklanjuti intruksi pusat untuk
Indonesia Asri. Sehingga, Alun-Alun yang merupakan ruang terbuka hijau
dilindungi oleh Permen, tidak boleh digunakan berdagang.
“Jadi jangan kaget apabila kita tertibkan pedagang di area Alun-Alun,’’
katanya.
“Nantinya akan kita pasang banner dilarang berjualan di seluruh kawasan
Alun-Alun,’’ lanjutnya.
Pihaknya memberikan kelonggaran kepada para pedagang hingga Lebaran
mendatang.
Baca juga : Inilah Penyebab Sering Terjadi Kecelakaan di Jalur Blora-Ngawen
“Itu tawaran kepada pedagang, untuk eksekusinya kita akan rapatkan
bersama Bupati,’’ tandasnya
Tambah dia, pihaknya menawarkan alternatif pedagang bisa berjualan di
Pasar Sido Makmur.
Nantinya pagar yang menjadi pembatas di pasar akan diajukan dan nantinya akan menjadi longgar. (Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment