INFOKU, BLORA – Sampai berita ini ditulis, ada ratusan warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, terdampak pembangunan Bendungan Karangnongko, masih belum mendapatkan ganti rugi. Total lahan terdampak mencapai 358 bidang.
Ketua Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) Nglebak, Suwardi, pada pers mengatakan bahwa ada
ratusan warga Desa Nglebak yang terdampak proyek Bendungan Karangnongko.
“Total ada 236
kepala keluarga (KK) yang tersebar di tiga dukuh, yakni Ngandong, Nglebak, dan
Pelumbon, dengan total 358 bidang,” katanya.
Dari total tersebut, hingga saat ini belum ada ganti rugi sama sekali karena masih dalam tahap pengukuran.
Baca juga : Relokasi Warga Terdampak Bendungan Karangnongko Di Upayakan pada Lahan KHDTK
Warga berharap
proses pemberian ganti rugi segera diselesaikan.
“Selama ini baru
dilakukan pengukuran per lokasi per bidang. Selain itu, belum ada kepastian
dari pemerintah daerah maupun pusat,” jelasnya.
Tahap
penilaian dan validasi
Kepala Subbagian
Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional (BPN) Blora, Elvyn Bina Eka Kusuma,
mengatakan bahwa Bendungan Karangnongko merupakan Proyek Strategis Nasional
(PSN) yang direncanakan membutuhkan lahan kurang lebih 392 hektare.
“Kami menargetkan
sekitar 960 bidang. Saat ini, inventarisasi yang telah dilakukan mencapai 1.023
bidang,” katanya.
Baca juga : Pasca Demo Petani Tebu Blora, Dirut Bulog Janji Rombak PG GMM dan Serap Tebu Rakyat
BPN masih dalam
tahap penilaian dan validasi. Proses ganti rugi pun hingga kini belum
dilakukan.
Namun, pihaknya
akan terus mengupayakan agar proses tersebut dapat tuntas pada tahun ini. Elvyn
juga memohon dukungan dari masyarakat.
“Untuk saat ini, di
Desa Mendonorejo baru terlaksana 17 bidang, Ngerawoh 328 bidang, Nginggil 177
bidang, Nglebak 358 bidang, dan Megeri 147 bidang. Saat ini proses berada pada
salah satu dari empat tahapan, yakni tahap pengumuman untuk 17 bidang,”
ujarnya.
BPN masih melakukan pengukuran pada 1.023 bidang dan memastikan tidak terjadi kesalahan dalam penentuan luas lahan yang dibutuhkan.
Baca juga : Bendungan Karangnongko Akan Dibangun, Warga Ngrawoh di Blora Pilih Ganti Untung
“Dengan adanya PSN
ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Pihaknya, lanjut Elvyn, terus berupaya maksimal karena tahap pengukuran baru saja selesai. Sementara itu, tahap validasi belum sepenuhnya rampung dan masih terus berproses.(Endah/IST)


0 Comments
Post a Comment